WELCOME--- SUGENG RAWUH--- SELAMAT DATANG--- AHLAN WASAHLAN---"BERSATU KITA MAMPU"... WELCOME--- SUGENG RAWUH--- SELAMAT DATANG---AHLAN WASAHLAN--- "BERSAMA KITA BISA"...

Thursday, July 30, 2009

Lawan Virus Flu Babi H1N1 dengan Transfer Factor


  1. Lawan Virus Flu Babi H1N1 dengan Transfer Factor
  2. Mengapa jika di serang virus seperti Influenza biasa yang sering menyerang, kita tidak panik ? mengapa begitu ada serangan virus baru seperti flu babi, flu burung, SARS dan lainnya dianggap sebagai ancaman global ?
  3. karena sistem imun kita mengenali musuh barunya itu, Dengan bantuan Transfer Factor sistem imun akan dididik untuk mempercepat proses perlawanan, berbeda jika secara alami tubuh membutuhkan waktu yang cukup lama, intinya adalah Transfer Factor mampu mempercepat tindakan balasan sistem imun terhadap serangan virus baru.
  4. “Anda perhatikan kenapa seorang Atlit yang memiliki kondisi badan yang fit, asupan makanan sehat, setiap hari selalu berolahraga, tetapi tetap terkena serangan virus flu babi, itu karena tubuhnya tidak mengenali musuh barunya, kunci utama kesehatan kita adalah dengan merawat sistem imun kita dan dia akan selalu menjaga kita”



  5. Jika kita diserang virus influenza yang biasa menyerang kita tubuh kita atau tentara sistem imun sudah memiliki atau mengenali jenis virus tersebut bahkan tanpa bantuan obat-obatan biasanya tubuh mampu memperbaiki kondisi dengan sendirinya, karena sistem imun sudah memiliki memori virus tersebut dan tahu cara mengalahkannya jika ada serangan yang sama di kemudian hari.
  6. Berbeda dengan serangan yang yang dilakukan oleh virus baru, kenapa menjadi ancaman global, karena begitu di serang sistem imun membutuhkan waktu untuk mengenalinya, kemudian akan terjadi pertempuran sengit antara sistem imun dan virus baru jika kondisi tubuh sedang tidak fit kita akan jatuh sakit tetapi jika sistem imun memenangkan pertempuran, memori virus tersebut akan tersimpan di dalam dalam tubuh, contohnya jika seseorang yang sudah sembuh dari penyakit Demam Berdarah jarang sekali untuk terkena untuk kedua kalinya, karena sistem imun sudah menyimpan memori virus tersebut dan tahu cara mengalahkannya, yang bertugas menyimpan database/ memori virus ini didalam tubuh adalah Transfer Factor, dan setelah di teliti, Transfer Factor yang ada di tubuh manusia, mamalia & unggas adalah sama dan boleh dipindahkan dari satu spesies ke spesies lainnya, 4Life yang memiliki paten molekul Transfer Factor ini, yang waktu itu di temukan oleh dr. Sherwood Lawrence di tahun 1949 setelah melakukan penelitian terhadap 2 orang penderita TBC.

Tuesday, May 12, 2009

Magang Pelaksanaan KBK di FIK UNPAD

rsebut
Sebanyak 6 staf pengajar Program Studi Ilmu Kerperawatan UMS (PSIK-UMS) melakukan kegiatan magang pelaksanaan KBK di Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK-UNPAD) Bandung selama 5 hari yakni mulai tanggal 4 samapai dengan 8 Mei 2009. Kegiatan magang tersebut dilaksanakan sebagai penguatan dan pemantapan pelaksanaan KBK di PSIK-UMS yang akan mulai dilaksanakan dan diberlakukan pada mahasiswa angkatan 2009. Hal tersebut adalah sebagai manifestasi dari kebutuhan akan metode pendidkan yang menitikberatkan pada mahasiswa sebagai central pembelajaran, serta adanya surat edaran dari AIPNI per-April 2009 bahwa anggota AIPNI harus melaksanakan KBK sesegera mungkin/maksimal mulai tahum ajaran 2009.
Kegiatan magang tersebut sendiri meliputi proses-proses dari persiapan pelaksanaan KBK mulai dari penyusunan dan pendistribusian mata ajar dari semester I s/d semester VIII, loka karya penyusunan study guide, metode-metode pendekatan dalam Student Center Learning (SCL) salah satunya adalah metode Small Group Discusion (SGD), struktur dan penilaian soft skill, serta pembelajaran praktek laboratorium dan praktek klinik.
Kegiatan magang tersebut diikuti oleh perwakilan dosen dari semua peminatan; H.M Abi Muhlisin, M.Kep (Komunitas), Sulastri, SKp.M.Kes (Maternitas), Siti Arifah, SKp. M.Kes (Kep Anak), Yuni Wulan, S.Kep. Ns. M.M.kes (Kep Jiwa), Okti Sri Purwanti, S.Kep.Ns.(KMB), Arina Maliya M.Si.Med. (Kep. Dasar).

Seleksi calon TKI ke Korea di UMS



Sekitar 14.100.000 calon TKI untuk Republik Korea mengikuti test seleksi yang dilaksanakan di kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) selama 2 hari yakni pada tanggal 9 dan 10 Mei 2009 kemarin. Pengiriman TKI kali ini dilaksanakan antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Republik Korea atau Government to Goverment (G to G). Untuk seluruh wilayah Indonesia dilaksanakan di 4 tempat/lokasi yang salah satunya adalah di Solo (kampus UMS). Untuk test kali ini dilaksanakan uji kemampuan bahasa Korea yang meliputi test mendengarkan (listening) dan test mebaca (reading) huruf kenji sebagai huruh dan bahasa resmi Korea. Total waktu pelaksanaan selama 70 menit. Seleksi yang dilakasanakan di UMS sendiri diikuti calon TKI dari berbagai wilayah jawa tengah, jawa timur serta DIY, seperti Solo dan sekitarnya; Sragen, wonogiri, Klaten, Sukoharko, Sukoharjo, Pati, Purwodadi dll. Untuk peserta wilayah jawa timur berasal dari berbagai daerah kabupaten seperti; Ngawi, Pacitan, Magetan, Bojonegoro, Madiun sampai dengan Tulungagung. (Abi Muhlisin)

Monday, May 11, 2009

Nurse Theorist "Virginia Henderson"


Virginia Henderson graduated from the Army School of Nursing, Washington, D.C., in 1921. She is part of the "Columbia school" of nursing theory, having graduated from Teachers College, Columbia University, with a M.A. degree in nursing education, and having been a member of the faculty from 1930 to 1948. She wrote and/or edited several editions of the The Principles and Practice of Nursing, along with Harmer in the early years of the fundamentals text and Nite in the later years.

Virginia Henderson defined nursing as "assisting individuals to gain independence in relation to the performance of activities contributing to health or its recovery" (Henderson, 1966, p. 15).

She categorized nursing activities into 14 components, based on human needs. She described the nurse's role as substitutive (doing for the person), supplementary (helping the person), or complementary (working with the person), with the goal of helping the person become as independent as possible.

Her famous definition of nursing was one of the first statements clearly delineating nursing from medicine:

"The unique function of the nurs is to assist the individual, sick or well, in the performance of those activities contributing to health or its recovery (or to peaceful death) that he would perform unaided if he had the necessary strength, will or knowledge. And to do this in such a way as to help him gain independence as rapidly as possible" (Henderson, 1966, p. 15). She was one of the first nurses to point out that nursing does not consist of merely following physician's orders.

Tuesday, April 21, 2009

KISI-KISI SOAL UTS GENAP APRIL-2018






Kep Komunitas (Transfer)




  1. Ciri perawatan komunitas adalah pemberian pelayanan keperawatan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.
2.      Variabel epidemiologi:  man, time dan Place.
3.      Epidemiologic triangle dari John Gordon diatas. A (agent), P (pejamu) dan L (lingkungan)
4.      Kasus: Teori Perilaku; contoh aplikasi

  1. Core dalam  “Community as Partner. 

Praktik linik Kep Komunitas (S1)
    1. Teori Lawrence Green
    2.      Agregate dalam keperawatan komunitas
    3.      Tahap pengkajian di komunitas
    4.      3 level prevensi, yaitu prevensi primer,  prevensi sekunder, dan prevensi tersier. 
    5.      Model pendekatan pengkajian pada area komunitas,  Betty Neuman, yang kemudian dikembangakna oleh Mc-Farlan: “Community as Partner.
Konsep Keperawatan Kom-Kelg (S1)




  1. Perlunya ketelibatan keluarga dalam keperawatan keluarga.
  2. Ciri keluarga tradisional
  3. Contoh komposisi dan genogram keluarga tradisional
  4. Tugas keluarga dalam bidang kesehatan
  5. Fase hubungan antara perawat kesehatan dengan keluarga di masyarakat.
Praktik Klinik Kep Komunitas (Internasional)

    1. characteristics of healthy people (according to the WHO / other expert opinion 
    2. "community" as the target of nursing care in the context of Community Health Nursing
    3. Agregate in Community health Nursing (CHN
    4. In the practice of nursing in the community, CHN position the client as a partner in nursing care performed.
    5. a sustainable and continuous in community health nursing
    Keperawatan Gerontik (S1)

    1. 45 Soal MCQ-semua materi